Lilypie - Personal pictureLilypie Fourth Birthday tickers
Showing posts with label article. Show all posts
Showing posts with label article. Show all posts

Thursday, August 9, 2007

Vicks VapoRub menyebabkan gangguan hati pd anak2

Berikut postingan yg gw dpt dr milis kehamilan, beneren gak yah?

Vicks VapoRub merupakan produk yang sangat populer di kalangan masyarakat. Mungkin sejak jaman anda masih kecil produk ini sudah digosokkan pada tubuh anda. Tapi ingatlah untuk tidak sekali-kali lagi menggunakan produk ini atau semua produk lain yang mengandung kamfer pada bayi anda sendiri.

Para dokter dari University of Iowa Hospital and Clinics mengatakan, seorang anak perempuan berusia 2 bulan mengalami gangguan hati setelah ibunya menggosokkan banyak Vicks VapoRub pada leher dan dadanya selama lima hari. Hati bayi ini kembali normal setelah ibunya tidak lagi menggosokkan obat demam yang populer tersebut.

"Pada dasarnya, kamfer [bahan aktif dalam Vicks VapoRub] adalah racun bila dimakan," kata Dr. Warren Bishop, direktur gastroenterologi anak-anak di University of Iowa Hospital and Clinics di Iowa City. "Baunya enak dan kulit anda akan terasa hangat setiap kali anda menggosokkannya. Tetapi menurut laporan, kamfer akan menyebabkan sel-sel hati menjadi mati dan dapat menyebabkan orang meninggal kalau produk yang mengandung kamfer ini termakan."

Anak kecil itu dibawa ke rumah sakit setempat karena ibunya melihat adanya pembengkakan di lipat leher anak tersebut. Setelah menemukan bahwa anak itu mengalami kekurangan gizi akibat ibunya memberikan campuran susu bayi yang terlalu encer, anak itu segera dibawa ke rumah sakit. Berbagai tes mempelihatkan bahwa fungsi hatinya tidak bekerja dengan baik.

Setelah ditanya, ibu anak itu ingat telah mengoleskan Vicks VapoRub ke dada dan leher anak itu, tiga kali satu hari selama lima hari. Dokter menganjurkan untuk tidak mengoleskan obat itu lagi sampai anak berusia lebih dari 2 tahun. Lever anak itu kembali normal sendiri, begitu Vicks tersebut dihentikan.

"Anak itu mengalami keracunan kamfer melalui kulit," kata Bishop. "Bayi mempunyai kulit yang relatif tipis dan daerah permukaan yang relatif besar dibandingkan dengan berat total tubuhnya, sehingga sangat lebih mudah mengalami keracunan." Studi kasus ini dilaporkan dalam edisi Juni dari Southern Medical Journal.

Procter & Gamble, produsen Vicks VapoRub, mengatakan produk tersebut mengandung kamfer, mentol dan minyak eukaliptus dan harus dihirup untuk melegakan hidung tersumbat dan batuk karena demam, demikian menurut situs produk-produk Vicks. Procter & Gamble sebenarnya sudah mengingatkan bahwa produk itu hanya boleh digunakan di luar tubuh, tidak boleh dioleskan di hidung, tidak boleh dipanaskan dan tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah usia 2 tahun tanpa konsultasi dengan dokter.

Bishop mengatakan, studi kasus ini menjadi peringatan besar bagi orang tua dan dokter tentang bahaya kamfer, khususnya bagi bayi. "Meskipun kami belum pernah melihat kasus seperti ini, hal serupa telah dilaporkan pada literatur medis. Kalau orang tua bermaksud menggunakan obat bebas, mereka seharusnya berpikir dengan sangat hati-hati tentang obat tersebut, khususnya bagi bayi.

"Bayi jauh lebih rentan terhadap efek samping berbagai sediaan obat bebas," katanya mengingatkan.

INGAT!

Hindari produk yang mengandung kamfer bagi anak berusia di bawah dua tahun. Informasi yang ada di sini bukan sebagai pengganti anjuran dan terapi yang diberikan oleh dokter, namun diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai kondisi medis tertentu yang Anda perlukan.
Sebaiknya Anda tetap mengkonsultasikan masalah medis dengan dokter keluarga Anda.

Wednesday, June 27, 2007

Anak panas? Mandikan air panas!

Info ini gw dpt milis :-)
Memang benar sekali prinsip kompres yang disebutkan di artikel di bawah ini.
Bila anak dalam keadaan panas, maka diperlukan pengeluaran panas dari tubuh agar suhu tubuh menjadi dingin. Untuk meningkatkan pengeluaran panas dari tubuh, salah satu mekanisme yang dipakai adalah dengan cara melebarkan pembuluh darah di kulit sehingga kadangkala kita melihat mereka yang panas sedikit lebih “merah”.


Nah… apabila pembuluh darah yang sudah melebar ini diberikan kompres dingin/alcohol, maka pembuluh darah tersebut akan mengecil kembali sehingga pengeluaran panas akan menurun kembali yang pada akhirnya akan meningkatkan suhu badan. Jadi memang disarankan menggunakan air hangat supaya pembuluh darah tersebut tetap melebar…

Mengenai tempat kompres, diharapkan memang jangan di dahi saja namun kita perbanyak ditempat yang kulitnya tipis seperti leher,ketiak, lipat paha sehingga pembuluh darahnya melebar juga akan makin banyak dan pengeluaran panas lebih efektif.

ANAK PANAS ? MANDIKAN AIR HANGAT !
Ternyata kompres dengan es sudah ketinggalan zaman dan tak efektif. Yang paling pas, gunakan air hangat dan mandikan anak. Selama ini kompres air dingin atau es, lazim diterapkan para ibu saat anaknya demam atau panas tinggi. "Kalau suhunya 37,5 sampai 39 derajat Celcius, cukup pakai obat-obat penurun panas. Tapi kalau sampai 39-40 derajat Celcius, kompres perlu dilakukan untuk membantu menurunkan panas," kata dr. Waldi Nurhamzah, Sp.A, dari FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo Jakarta.
"Penyakit apa pun, dari yang ringan seperti flu atau infeksi ringan, hinggainfeksi berat di susunan saraf pusat atau di otak, dapat menggunakankompres."

JUSTRU TAMBAH PANAS
Zaman dulu, kata Waldi, untuk mengompres umumnya digunakan air dingin atau es. Ternyata cara itu kini sudah ditinggalkan. "Sebab, kalau tubuh dikompres es atau air dingin, suhunya tak turun, malah makin tinggi. Ini terjadikarena mekanisme tubuh yang sedemikian rupa, di mana jika kondisi di luardingin, maka tubuh akan menginterpretasi- kan kalau dirinya kurang panas. Akibatnya, tubuh pun akan tambah panas". Selain itu, efek dingin bisa membuat pembuluh darah di permukaan kulit jadi mengecil. Alhasil, panas yang seharusnya dialirkan oleh darah ke kulit agar keluar, terhalang karena jalannya terhambat. "Kompres dingin juga bisamembuat pusat pengaturan panas dalam tubuh jadi kacau. Saraf-saraf yangdigunakan untuk melihat atau memantau suasana di luar tubuh menangkap kesan, di luar tubuh dingin, sehingga tubuh pun akan bertambah panas."

Kendati kompres dingin sudah tidak lagi dianjurkan karena berdampak negatif, tapi tak sepenuhnya ditinggalkan. "Untuk sejumlah kasus semisal luka memar dan bakar, kompres air dingin masih kerap digunakan. Bahkan air dingin disiram-kan ke tubuh korban luka bakar," jelas Waldi.

BAHAYA PAKAI ALKOHOL
Selain kompres air dingin atau es, kompres alkohol juga amat diakrabi. Biasanya, lanjut Waldi, dilakukan pada pasien di rumah-rumah sakit. Prinsip kerjanya adalah karena sifat alkohol yang mudah menguap. "Untuk menguap memerlukan panas dan panas tadi berasal atau diambil dari tubuh pasien. Nah, diharapkan dengan kompres alkohol, panas tubuh akan berangsur turun." Namun, seiring dengan kemajuan ilmu kedokteran, kompres alkohol sudah mulai ditinggalkan karena dapat membahayakan kesehatan. "Jika alkohol dibalurkanke tubuh, uapnya dapat terhirup si sakit. Ini bisa mengganggu susunan sarafpusat." Selain itu, alkohol pun mudah terbakar, sehingga berbahaya.

AIR HANGAT
Nah, saat ini yang lazim digunakan adalah kompres dengan air hangat atausuam-suam kuku. "Ini cara terbaik untuk menurunkan panas." Sebab, jelas Waldi, kalau suhu di luar tubuh terasa hangat, maka tubuh akan menginterpretasikan bahwa suhu di luar cukup panas. "Dengan demikian, tubuh anak akan menurunkan kontrol pengatur suhu di otaknya, supaya suhu tubuhnya jangan terlalu panas." Jadi, kebalikan dari kompres air dingin, tubuh yang panas akan semakin panas, karena tubuh menganggap di luar suhunya dingin. Walau demikian, cara termudah untuk menurunkan suhu tubuh anak adalah dengan memberinya obat penurun panas. Di rumah sakit pun, pasien yang datang dengankeluhan panas tinggi, tindakan pertama yang dilakukan adalahmemberinya obatpenurun panas. "Kalau sudah dikasih obat tapi panas tetap tinggi, barudikompres. Jadi, kompres bukan untuk keadaan darurat. Ia dipakai untukmembantu menurunkan panas, selain pemberian obat penurun panas." Dengan kata lain, kalau ternyata obat penurun panas yang diberikan dirasakan telah cukup, anak pun tak perlu lagi dikompres.

TETAP HARUS MANDI
Cara mengompres dengan air hangat yang paling efektif, kata Waldi, adalah memandikannya dengan air hangat. "Minimal, itulah yang disebutkan diliteratur asing," katanya. Anak yang sakit harus dimandikan, dicelup, atau dibilas dengan air hangat. "Bukan sekadar melap tubuh atau kepala anak dengan handuk hangat. Kalau perlu, anak yang sakit dimasukkan kedalam bak mandi beri air hangat. Cara ini terbukti sangat membantu untukmenurunkan panas badan anak."

Tak perlu khawatir penyakit anak bakal bertambah parah jika dimandikan dengan air hangat. "Biarkan si kecil main air hangat. Apalagi pada dasarnya anak kecil suka air." Selama ini ada pemahaman yang salah dari para orangtua, bahwa anak sakit tidak boleh kena air atau mandi. Pemahaman tersebut,menurut Waldi, harus disingkirkan. "Itu semua masa lalu. Justru orang tua harus sadar, anak sakit pun, badannya harus senantiasa bersih. Di rumah sakit pun, anak harus mandi. Nah, apalagi di rumah?" Ia juga mengingatkan kulit anak sakit penuh oleh kuman hingga harus tetap mandi agar bersih. Lalu bagaimana kalau anak tak mau mandi dengan alasan lagi sakit? "Ya,pandai-pandainya orang tua membujuk. Memang, anak cenderung malas kena air dingin. Tapi air hangat, anak pasti suka. Kalaupun anak tak mau mandi dikamar mandi, kan bisa dimandikan di tempat tidur."

TEMPAT TEPAT
Kembali ke soal kompres, pada prinsipnya mengompres adalah memberi kemungkinan agar panas yang ada dalam tubuh dapat mengalir keluar. Panas keluar melalui tempat-tempat di mana pembuluh darah besar yang dekat dengan kulit berada, seperti di leher, ketiak, dan selangkangan. "Jangan di dahi karena tak banyak manfaatnya untuk menurunkan panas." Kalau hanya dahi yang dikompres, tutur Waldi, "Yang dingin, ya, cuma dahinya, sementara tubuhnya tetap panas." Cara yang benar adalah meletakkan kompres di tempat yang tepat, yaitu di leher, ketiak, dan selangkangan.

Tuesday, March 13, 2007

wilbert with new baby walker

Wilbert 5 months old ^_^




ga berasa wilbert da 5 bulan :D kayake dia da mulai mo numbuh gigi deh hbs suka bgt ngegigit maenannya ampe gemesss banget hehe...lucu ngeliatnya...


minggu kmrn ke mangga dua daddynya beliin baby walker ma dvd baby einstein total 15 series, dia demen banget nontonnya tuh kadang ampe bisa ketawa truzz ngoceh2 sendiri ma tv ^_^

sekarang batuknya da sembuh, lega deh...udh 2 hari dia asik maen ma baby walkernya, kakinya belom nyampe ke tanah pdhl udh diadjust ampe posisi plg rendah tuh hehe...tp gw jg ga berani ksh duduk terlalu lama siyy..takut kakinya ma posisi duduknya belom kuat bener cape kayake kl kelamaan duduknya lagian dia jg suka bosenan anaknya :( palingan cuman 10-15 menit da nangis minta digendong kecuali ditemenin sambil diajak maen ma umi, babysitternya haha...pinter yah anak kecil minta perhatian :p
hari ini hubby dinas ke jambi ampe kamis baru pulang...sedih dech 2 hari wilbert ga ketemu daddynya..td pagi2 jam 6 da berangkat ke airport...si kecil kayake tau daddynya mo berangkat pagi, jam 5 da ngebangunin kita truzz minta dipindahin ke ranjang..tidur di sebelah daddynya, ga lama setelah itu ngoceh2 sendiri ga tau ngmg apa jg haha...mau ga mau daddynya jd ikutan bangun maen ma dia...

oh ya...artikel dibawah dikirimin dr infobunda tuh..ternyata bener juga dink..kl anak kecil sakit ga harus selalu diksh obat apalagi antibiotik, biarin tubuhnya membentuk sistem imun sendiri..dgn kata laen untuk penyakit batuk pilek yg paling sering diderita anak kecil itu sebenernya bs sembuh sendiri walau tanpa bantuan obat sekalipun krn sistem imun tubuh mereka cukup baek untuk melawan kuman2/ virus tersebut..kudu dilatih dr sekarang...sebisa mungkin jgn diksh antibiotik dh....

kmrn ini waktu wilbert sakit gw langsung bawa ke dokter en diksh minum puyer batuk pilek hikss..lama juga sembuhnya...ampe obatnya da habis aza msh dikit batuknya...kayake resep mommy ken oke tuh madu campur jeruk nipis ma air dikukus :)

"Tingkatkan Kekebalan Tubuh Alami...!"
Musim hujan yang datangnya sampai saat ini tidak menentu, kadang-kadang cuaca panas, kadang-kadang hujan deras sampai banjir, menyebabkan wabah penyakit berdatangan. Belakangan ini saja, sering kita baca atau dengar berita yang menyebutkan banyaknya nyawa melayang karena menderita penyakit pasca-banjir. Maka itulah, sudah selayaknya bila bulan ini kami hadir di antara bunda dengan mengetengahkan berbagai informasi mengenai kekebalan tubuh. Maksudnya, tiada lain supaya bunda dapat menjaga kesehatan semua anggota keluarga di rumah sehingga terhindar dari berbagai ancaman penyakit yang ada.

Apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan sistem imun atau kekebalan tubuh?Apakah yang dimaksudkan dengan sistem imun? Kata imun berasal dari bahasa Latin ‘immunitas’ yang berarti pembebasan (kekebalan). Saat itu, istilah ini diberikan kepada para senator Romawi selama masa jabatan mereka terhadap kewajiban sebagai warganegara biasa dan terhadap dakwaan. Dalam sejarah, istilah ini kemudian berkembang sehingga pengertiannya berubah menjadi perlindungan terhadap penyakit, dan lebih spesifik lagi, terhadap penyakit menular. Sistem imun adalah suatu sistem dalam tubuh yang terdiri dari sel-sel serta produk zat-zat yang dihasilkannya, yang bekerja sama secara kolektif dan terkoordinir untuk melawan benda asing seperti kuman-kuman penyakit atau racunnya, yang masuk ke dalam tubuh.Dari ‘sana’nya, ternyata tubuh mempunyai cara dan alat untuk mengatasi penyakit sampai batas tertentu. Umpamanya, untuk beberapa jenis penyakit seperti pilek dan batuk, dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan. Dalam hal ini dikatakan bahwa sistem pertahanan atau kekebalan tubuh (sistem imun) orang tersebut cukup baik untuk mengatasi dan mengalahkan kuman-kuman penyakit itu. Tetapi bila kuman penyakit itu ganas, sistem imun (terutama pada anak-anak atau pada orang dewasa dengan daya tahan tubuh yang lemah) tidak mampu mencegah kuman berkembang biak, sehingga dapat mengakibatkan penyakit berat yang membawa kepada cacat atau kematian.

Sekali tubuh pernah menghadapi suatu virus atau bakteri tertentu, dan ketika suatu saat tubuh menghadapinya kembali, antibodi dan memori T cells langsung bekerja. Mereka segera bereaksi terhadap organisme tersebut dan menyerangnya sebelum penyakit berkembang lebih lanjut. Sistem kekebalan tubuh dapat mengenali dan menyerang ribuan organisme yang berbeda-beda secara efektif.

Bicara mengenai kekebalan tubuh, terutama bayi, maka kita pasti akan menyinggung soal ASI. Telah terbukti oleh penelitian bahwa bayi yang diberi ASI secara eksklusif tidak gampang sakit. Artinya, pemberian ASI dapat memperkuat daya tahan tubuh bayi.Tapi, zat apakah pada ASI yang dapat memberikan kekebalan tubuh alami tersebut?Diketahui bahwa komposisi terbesar ASI adalah laktosa (50-60 g/L), diikuti oleh lemak (30-50 g/L), oligosakarida (10-12 g/L), dan protein (8-10 g/L). Oligosakarida adalah sejenis prebiotik yang memperkuat sistem kekebalan tubuh alami pada bayi yang baru lahir, khususnya di saluran pencernaan. Zat ini terus diproduksi pada ASI, sehingga buah hati bunda akan memperoleh kekebalan tubuh alami selama ibu menyusuinya.Oligosakarida dalam ASI termasuk ke dalam karbohidrat yang tidak bisa dicerna. Di dalam sistem pencernaan manusia, oligosakarida berperan sebagai prebiotik dan digunakan sebagai makanan bakteri baik sehingga dapat mendominasi flora usus dan menekan pertumbuhan bakteri jahat.Oligosakarida juga berperan sebagai serat yang mampu mengurangi konstipasi dan membuat konsistensi feses lebih lembut (loose stool).

Dari penelitian bertahun-tahun, diketahui oligosakarida dalam ASI memberi efek yang positif dan pada akhirnya mampu memperkuat daya tahan tubuh bayi. Kemampuan ASI dalam memberi perlindungan ini telah terbukti dalam penelitian selama 40 tahun terakhir ini. Ketika dibandingkan dengan bayi-bayi yang tidak diberikan ASI, bayi-bayi yang diberi ASI tidak gampang terkena penyakit akibat infeksi, alergi, dan penyakit lain yang berhubungan dengan kekebalan tubuh.

Bila disarikan, maka prebiotik dari oligosakarida ini manfaatnya antara lain:- Mendukung pertumbuhan bakteri sehat- Menghambat pathogen- Menurunkan insiden alergi- Menurunkan insiden infeksi- Terbukti memperkuat sistem imun.

Dengan banyaknya penyakit yang mewabah, terutama di musim penghujan seperti sekarang ini, banyak orang memilih menanggulanginya dengan membeli antibiotik. Antibiotik memang dikenal bisa mengurangi rasa sakit ketika pertama kali dikonsumsi. Namun, bakteri tak mudah dilawan. Ada bakteri yang kalah melawan antibiotik, ada juga yang lebih cerdik daripada antibiotik, sehingga bermutasi dan malah menjadi lebih kuat lagi. Artinya, butuh antibiotik dalam dosis lebih besar lagi untuk melawannya. Kalau hal ini berulang-ulang dilakukan, maka bakteri akan menjadi resisten terhadap antibiotik manapun yang dikonsumsi. Namun, sebaiknya, kita jangan terlalu menggantungkan diri pada antibiotik. Lebih baik, kita lakukan langkah-langkah supaya sistem imun atau kekebalan tubuh kita bekerja dengan baik. Kalau bisa, malah meningkat.

Kekebalan tubuh sendiri dapat dipengaruhi oleh umur, nutrisi, vitamin, mineral, hormon, kegiatan olahraga, dan keadaan emosi, atau dengan lain perkataan adalah gaya hidup seseorang. Contohnya, bila gaya hidup sehat, maka kekebalan tubuh meningkat, dan seseorang tidak gampang sakit. Sebaliknya, orang yang gaya hidupnya buruk, tidak sehat, suka merokok, kurang tidur, dan sebagainya, maka kekebalan tubuhnya menurun, dan gampang jatuh sakit.Menerapkan gaya hidup sehat sebenarnya tidak susah-susah amat. Cukup dengan mengonsumsi makanan yang gizinya seimbang, hidup sehat yang higienis, tidur cukup selama 8 jam sehari, minum air putih 2 liter sehari, olahraga teratur, dan menjaga berat tubuh yang ideal.
Hmm..hidup sehat memang penting yaakkk :D